Maaf, saya bukan teman yang baik.

Jadi, beberapa hari yang lalu, saya lagi-lagi membuat masalah. Ada seorang teman yang meminta bantuan saya, namun saya tolak dengan alasan yang mungkin akan terkesan sangat egois ataupun terlalu mementingkan diri sendiri. Alasan itu adalah: saya sedang perlu waktu untuk sendiri, untuk menenangkan diri sendiri, dan Qadarullaah, saat itu saya juga sedang tidak enak badan. Terdengar banyak banget bacotnya sih, memang. Tapi, saat itu saya benar-benar tidak bisa memenuhi permintaannya—walaupun, permintaan dia sangatlah simpel.

Continue reading “Maaf, saya bukan teman yang baik.”

Advertisements