Productive Lebaran holidays: Apps you should install! (Part I)

Masih bisa produktif nggak, ya, pas libur lebaran?

Hal itulah yang saya tanyakan kepada diri saya, pas pertama kali Ayah bilang bahwa tahun ini kami sekeluarga akan mudik. Nggak tanggung-tanggung, kami mudik ke 3 kampung halaman sekaligus! Labuhan Haji (kampung halaman Ayah), Kandang (kampung halaman Mama dan Abang), dan Medan (nggak bisa dibilang kampung halaman juga sih, cuma Medan ini tempat kelahiran saya, hehe).

Saya sebenarnya suka banget dengan perjalanan seperti ini, apalagi kami melakukan perjalanan dengan kendaraan pribadi. Nggak tahu kenapa, tapi ada kesenengan tersendiri untuk berlama-lama duduk di dalam mobil, melupakan rutinitas rumahan (seperti menyapu, mengepel, mencuci piring, dsb.), sambil melihat pemandangan kanan kiri yang hijau (kebetulan kami memilih jalan pegunungan).

Belum lagi kalau menikmati perjalanan itu dengan ditemani lagu-lagu yang seolah-olah bisa kita jadikan backsound (seolah-olah kita sedang shooting video clip). Hahaha.

Tapi, kali ini, saya memutuskan untuk menikmati perjalanan lebih produktif. Produktif, dalam artian, walaupun sedang dalam perjalanan atau masa-masa liburan, saya nggak boleh “kalap” akan urusan duniawi yang identik cuma dengan seneng-seneng aja.

Jadi, saya mau berbagi tips. Nggak tips juga sih, hehe tapi lebih tepatnya saya mau memberikan review serta rekomendasi tentang beberapa aplikasi yang bisa dan menurut saya, recommended banget buat diinstall selama perjalanan mudik! Tanpa basa-basi, langsung aja ya 🙂

Untuk kali ini, saya akan review aplikasi Ayat – Al Qur’an.

Ayat Al-Quran. Saya tahu aplikasi ini dari Wirda, anaknya Ustad Yusuf Mansur, melalui Vlog-nya tentang cara menghafal Al-Qur’an. Aplikasi Ayat adalah aplikasi yang cocok banget buat kita-kita yang lagi mencoba menghafal Al-Qur’an. Bisa diinstall pada iPhone (kalau nggak salah HP-nya Wirda iPhone) dan bisa diinstall juga pada smartphone biasa yang ber-OS-kan Android.

Yang di atas ini adalah tampilan awal Ayat. Bisa dilihat, lembaran Al-Quran yang dipakai adalah Al-Quran “pojok” yang per lembarnya terdiri dari 15 baris. Selain itu ada terjemahannya dalam Bahasa Inggris (saya belum tahu gimana cara mengubahnya ke Bahasa Indonesia wkwkwk). Di bawah, ada tanda play dan stop, serta ada pilihan untuk reciter (syeikh siapa yang kita suka tilawahnya, lumayan banyak pilihannya, tapi saya pilih Syeikh Mishary. Kalau ada pilihan Abu Usamah, akan saya pilih juga hehe). Sedangkan fitur yang ada paling bawah seperti share, copy, tafsir, dan bookmark, itu memiliki fungsi untuk:

  • Share. Jelas ya, untuk share ayat-ayat Al-Quran ke medsos atau ke smartphone lain melalui bluetooth.
  • Copy. Untuk menyalin ayat-ayat tertentu untuk kepentingan pribadi.
  • Tafsir. Untuk melihat dan belajar memahami makna yang terkandung pada ayat-ayat tertentu.
  • Bookmark. Untuk menandai ayat mana yang terakhir kita baca atau kita lihat.

Jangan lupa untuk mencoba fitur-fitur yang lain. Dengan cukup meng-klik pada ujung kiri atas, akan muncul beberapa tawaran fitur seperti pada gambar ini:

Diantara beberapa tawaran fitur tersebut, saya akan me-review fitur Reciting & Memorizing (karena kebetulan saya sering pakai, sesuai niat awal download aplikasi ini juga sih, hehe, buat menghafal). Seperti yang bisa dilihat pada gambar di atas, ada 3 opsi pada fitur Reciting & Memorizing, yaitu:

  • Repeating. Fungsi repeating ini buat ngatur seberapa banyak kita mau mengulang ayat. Pilihan buat perulangannya pun banyak; bisa mengulang satu ayat yang sama, atau mengulang dari ayat sekian sampai sekian berulang kali. Cuma, yang saya sayangkan, kekurangan dari fitur ini adalah, kalau kita ingin mengubah pilihan dalam pengulangannya, kita harus kembali ke tahap awal. Agak ribet disini, sih, menurut saya.
  • Reciter. Nah, untuk reciter kita bisa pilih siapa yang mau kita dengar tilawahnya. Seperti yang saya bilang sebelumnya, saya pilih Syeikh Mishary. 🙂
  • Memorizing test. Fitur ini melatih ingatan kita. Seperti sedang ujian, kita diberi satu ayat yang harus kita sambung. Kalau kita lupa, kita bisa tap pada ayat berikutnya untuk tahu bagaimana lafadznya.
  • Reminder. Fitur ini memudahkan kita yang bener-bener mau komitmen untuk bener-bener mengejar target hafalan. Jadi dengan fitur ini, pada jam-jam yang sudah kit tentukan, kita bakal diingetin, “Ayo tambah hafalan!” 😀

Berikut saya tampilkan gambar-gambar untuk masing-masing fitur.

Nah, begitulah review yang bisa saya berikan tentang aplikasi Ayat – Al Qur’an ini. Oh iya, satu kekurangan aplikasi ini adalah, perlu koneksi internet. Tapi tetep akan saya rekomendasiin juga sih, soalnya sangat-sangat membantu. Saya kasih 4 dari 5 bintang untuk aplikasi ini.

Sekian part I dari postingan ini. Hope you, siapapun kalian, enjoy this post. Yang penting mah, semoga bisa kasih manfaat. Aamiin.

Dan… last but not least, Eid Mubarak 1437 H everyone! Selamat berhari raya, menikmati momen-momen spesial bersama keluarga tercinta, tetap jaga kesehatan badan dan jiwa, jangan kalap!

Sekian.

Thanks, B.

Advertisements

One thought on “Productive Lebaran holidays: Apps you should install! (Part I)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s